Perusahaan Indonesia Semakin Agresif Adopsi AI, Tantangan dan Peluang di 2025

Dalam lanskap bisnis Indonesia yang terus berkembang, adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi prioritas utama bagi banyak perusahaan. Mereka melihat AI sebagai alat strategis untuk mendorong inovasi dan meningkatkan efisiensi operasional.​

Peningkatan Investasi dalam AI

Studi terbaru menunjukkan bahwa 81% organisasi di Indonesia berencana untuk meningkatkan atau mempertahankan investasi mereka dalam AI pada tahun 2025. Perusahaan-perusahaan ini fokus pada pemanfaatan AI dalam bidang teknologi informasi, analisis data, dan pengembangan produk inovatif. Pendekatan ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya AI dalam mempertahankan daya saing di pasar yang semakin kompetitif. ​

Peran AI Open-Source dalam Strategi Bisnis

Menariknya, banyak perusahaan di Indonesia mulai beralih ke solusi AI berbasis open-source. Lebih dari setengah perusahaan (57%) berencana memanfaatkan ekosistem AI open-source untuk mengoptimalkan implementasi AI mereka di 2025. Pendekatan ini dipilih karena fleksibilitas, biaya yang lebih rendah, dan potensi inovasi yang lebih besar dibandingkan solusi AI tertutup. ​

Tantangan dalam Implementasi AI

Meskipun investasi meningkat, implementasi AI di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Hanya 19% perusahaan yang dinilai benar-benar siap mengadopsi AI. Hambatan utama meliputi kurangnya infrastruktur yang memadai, keterbatasan sumber daya manusia yang terampil di bidang AI, serta kekhawatiran mengenai keamanan data. ​

Inisiatif Lokal dalam Pengembangan AI

Untuk mendukung ekosistem AI lokal, perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo Hutchison dan perusahaan teknologi GoTo Gojek Tokopedia meluncurkan Sahabat-AI, sebuah ekosistem model bahasa besar dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah lainnya. Inisiatif ini bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan layanan dan aplikasi berbasis AI yang memahami konteks lokal. ​

Kesimpulan

Adopsi AI di Indonesia menunjukkan tren positif dengan peningkatan investasi dan fokus pada solusi inovatif seperti AI open-source. Namun, untuk memaksimalkan potensi AI, perusahaan perlu mengatasi tantangan yang ada dan memastikan bahwa implementasi AI selaras dengan kebutuhan bisnis serta regulasi yang berlaku.​

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *